Iklan Keren: Bermain Visual Teks

Baru saja membaca majalah men’s health, mata saya lagi-lagi tertumbuk pada dua buah iklan yang menurut saya keren:

1. Iklan celana Cargo

image celana cargo

2. Iklan pisau cukur Braun

image cukur braun

Kenapa keren?

Ini pertanyaan bagus. Sebab keren itu subjektif. Apa yang saya bilang keren belum tentu keren buat orang lain. Maka itu, ijinkanlah saya menerangkan sedikit mengenai kekerenan iklan-iklan ini;

1. Cargo jadi keren sebab iklan itu keluar dari pakem. Selain pakai tipikal jenis huruf (font) yang luar biasa banyaknya untuk ukuran iklan, ia pun tidak menampilkan foto pria (yang jadi sasaran pasar iklan celana ini) secara gamblang. Umumnya pria bertubuh aduhai pada layaknya iklan-iklan pakaian diganti menjadi simbolis yang berbentuk kata-kata. Pangsa pasarnya bisa jadi lebih spesifik lagi. Yaitu pria-pria yang menganggap dirinya gagah elegan (sebagaimana layaknya brand Cargo) tapi juga smart. Khas strereotip pria metroseksual :)

2. Braun jadi keren sebab tidak menampilkan pria berjenggot atau pria klimis. Melainkan pria klimis yang berjenggot kalimat-kalimat. Ini jelas keren dan cerdas, sebab kenapa sih pria yang mampu beli Braun berjenggot (padahal harga barang ini nggak murah)? Nah alasan-alasan itulah yang muncul sebagai pengganti tumbuhnya kasar-kasar akar rambut di sekitar dagu.

Dua iklan ini memakai teks sebagai objek utama dengan pria sebagai pendukungnya. Menarik! Sebab benar-benar di luar kebiasaan di mana pria (atau bentuk anamorphic lainnya) yang selalu menjadi objek.

Salut dan bravo…

This entry was posted in komunikasi, pasar, visual and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Iklan Keren: Bermain Visual Teks

  1. Zafira says:

    wah keren nih idenya, perlu untuk saya tiru hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *