Pasar Komunikasi Engineer

image logo ieeeTadi pagi saya baru saja membaca artikel lawas karya Alfred Norton Goldsmith. Disebut artikel lawas karena terbitnya sudah dari tahun 1958 lalu.

Dalam majalah IEEE (di baca; “I Triple E”) ini Pak Alfred menulis mengenai pentingnya kemampuan verbal dalam bicara maupun menulis di dunia engineer. Judul aslinya adalah Good Writing and Speech-Their Importance to the Engineer: Augustus 1958: Goldsmith, Alfred.N

Saya tahu majalah i-tripel-e memang menuai kritik dari RMS (Richard Matthew Stallman, terpujilah nama beliau dan selalu dirahmati oleh Yang Maha Open Source) karena ‘meminta transfer copyright dari penulis dan lalu menjual artikel, tanpa memberi penulis imbalan’. Namun apa daya, majalah peer-review ini keren banget sih. Hehe.

Walaupun begitu, pada intinya dari artikel Pak Alfred adalah mengingatkan kepada para insinyur (atau calon insinyur atau siapalah yang mengaku atau malah macam wannabe jadi-jadian model saya begini) agar lebih memperbaiki kemampuan mereka dalam berbicara dan menulis. Tentu saja yang berhubungan dengan dunia engineering. Walaupun tidak menutup kemungkinan terhadap dunia lainnya.

Kemampuan menulis dalam engineering itu penting. Apalagi ketika sudah ada istilah RTFM (Read The F**king Manual). Dimana hampir 80% panik masalah perangkat lunak/keras bisa diselesaikan apabila manual nya di baca dengan baik (sumber : http://www.readthefuckingmanual.com/). Maka manual itu pun harus bisa di tulis dengan baik.

Dalam tataran tertentu, Pak Alfred menjelaskan bahwa kemampuan verbal komunikasi berbicara juga amat penting dalam dunia engineering. Jika anda sedang menempuh sekolah tinggi akhir misalnya dan lalu suatu hari harus bicara mempresentasikan penelitian di depan publik, tentu saja di tuntut harus bicara di depan publik.

Selain itu, ada yang tidak kalah pentingnya; yaitu komunikasi dalam membangun jaringan.

Masalah komunikasi ini memang sungguh luar biasa. Saya ingat suatu hari iklan situs kencan di sebuah majalah pria. Isinya seorang pria dengan pakaian lengkap sambil memegang sekuntum mawar yang terbaring di ranjang rapi pada petang hari pukul 19.30 di hari sabtu. Di bawahnya ada tulisan “David. Really good system analysers. Bad at dating”

Mungkin engineer yang baik itu adalah engineer yang kemampuan komunikasinya tinggi kali yaah. Jadi, selalu lancar kalo ngobrol dengan lawan jenis. Hehehe…

Kalau memang engineer susah komunikasi, mungkin ini sebuah pasar baru. Yaitu mengajarkan para engineer-engineer yang kesulitan tersebut untuk lebih memahami komunikasi. Terutama komunikasi terhadap lawan jenis. Hahaha…

This entry was posted in komunikasi, pasar. Bookmark the permalink.

2 Responses to Pasar Komunikasi Engineer

  1. yudhi says:

    masalah terbesar orang jenius itu konon susah untuk menjelaskan sesuatu 😀

  2. bangaiptop says:

    @Yudhi: Huh! Alasaaannn (*sambil pake gaya Tessy Srimulat mengibaskan rambut*)

    Hahaha…

    BTW, Mas Yudhi sudah pernah lihat Om Bill waktu di wawancarai Jon Stewart? Keren tuh euy. Nggak nyangka, sebab beliau ternyata nggak gagap. Hahaha.
    http://www.thedailyshow.com/watch/mon-january-29-2007/bill-gates-pt–1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *