Working part-time on based field laboratory and full-time father for 18 months daughter makes me wonder how it feels to have my own lab as my own family. One day I woke up and realize why wouldn’t I make one?
So here I am on my enclave. Act like an alchemist on Coelho illustration. Collecting memories mix it with news and shake it on daily basis life. Share it to the world like it invests their knowledge on me.
Welcome…
*Maksud tulisan diatas kira-kira begini*
Saya kerja ngeburuh di pabrik paruh waktu. Kalo kerjaan utamanya, jadi bapak seorang bayi perempuan berumur 18 bulan. Hidup sudah cukup begitu, kok yaa saya masih ngerasa kurang?
Berarti saya memang bukan tipe orang yang bersyukur. Lah mau gimana tho! Dikiranya gampang kali beryukur. Maka itu, karena susah, yaa saya belajar. Di sini, di tempat kecil ini… Adalah sudut belajar saya. Walaupun kecil, kotor banyak sisa eksperimen, belepotan isinya, yang penting tetap belajar. Belajar untuk bersyukur.
Kalo salah, mohon diberitahu. Kalau sudah di jalan yang benar, silahkan kalau mau mendukung.
Terimakasih dan selamat datang…
*Maap kalau artinya salah. Saya tidak begitu pandai berbahasa*
astaga bang, ngocak banget komennya. btw ane nga komen kalo di lab ini. rada jengah melihat bahasanya hihihi