Ini blog laboratorium entah kenapa tidak diurus. Saya sudah lama tidak menulis di sini. Biasalah, alasan capek gara-gara baru saja pindah rumah saya pakai demi tidak menulis. Hehe.
Tapi sebenarnya bukan gara-gara sibuk pindah rumah saya jarang menulis di blog lab ini. Intinya sih lebih ke arah karena ada pekerjaan lain, jadi jarang ‘ngoprek’.
Di kamar saya, masih bertebaran kabel-kabel RJ45, baterei, kertas skema corat-coret, beberapa komputer dengan perut terburai, game-game jadul dan perlengkapan lainnya. Setiap masuk kamar, saya selalu berjanji pada diri sendiri akan mengurus DVI untuk monitor yang entah kenapa janji itu selalu diingkari akibat pulang kemalaman. Hehe.
Karena saat ini rumah lebih jauh dari pabrik tempat bekerja, saya lebih sering berangkat pagi dan pulang lebih malam daripada biasanya. Pulang pergi dari rumah menuju pabrik memakan waktu sekitar tiga jam.
Tiga jam itu berharga sekali buat saya. Bayangkan, kalau saya bekerja 21 hari perbulan, maka saya akan kehilangan 63 jam perbulannya hanya untuk transportasi. Gila, itu banyak!
Agar tidak kehilangan waktu sia-sia selama 63 jam perbulan, saya memakainya dengan membaca. Baca apa saja, yang penting baca. Baca novel romantis ndeso yang sama sekali tidak masuk di akal. Baca komik-komik bawah tanah yang diterbitkan oleh teman-teman saya dan komunitas mereka. Hingga baca koran gratisan yang melulu kebanyakan isinya iklan.
Tapi tadi pagi saya kaget. Di koran gratisan itu ada lowongan sekolah setingkat SMU. Bedanya, ini sekolah menengah umum hanya dikhususkan untuk bidang Informasi. Sialnya, iklan ini tidak sempat saya potret maupun saya robek untuk di scan.
Iklannya menarik sekali. Seorang anak kita-kira usia 10 tahun sedang memegang bola dengan pakaian kaus dan celana panjang jeans. Di atasnya ada tulisan besar yang kalau diterjemahkan artinya: “Sebentar lagi aku bikin aku”
Agak aneh, Apa maksudnya aku bikin aku?
Ternyata di bawah foto si anak, tertulis: Tomas (10 tahun), pemain fusbal berbakat. Cita-cita; membuat karakter diri pada game fusbal. Dan itu tidak akan lama lagi.
Di bawahnya, tertulis bahwa sekolah yang sedang beriklan itu kini sudah menyediakan penjurusan dalam kurikulumnya. Antara lain adalah:
Game Development
Ini bikin saya kagum. Sebab sudah dimasukkan character design 3D, leveling (yang nampaknya butuh logika logaritma per levelnya), Manajemen Produksi hingga penguasaan tool-tool rendering (game engine) dalam kurikulum mereka. Mantap lah. Namun yang lebih mantap lagi, ternyata sekolah sudah punya channel ke game-game industri. Jadi kalau mau magang atau cari kerja lebih mudah. Saluuut lah.
Informasi, Komunikasi dan Media
Ini juga keren. Begini kata mereka dalam iklannya:
“Dalam masyarakat kini informasi memainkan peran yang sangat penting. Peran seseorang kadang diwakili oleh informasi. Siapa yang memiliki dan siapa yang tidak? Informasi hadir kadang lebih bernilai daripada emas: mahal dan langka.Tidak hanya pada tingkat pribadi, tetapi juga pada perusahaan dan iklan. telah ada pasar dalam mengumpulkan informasi yang penting dalam mencapai tujuan. Mereka harus memiliki target untuk lebih cepat dan lebih baik. Jika tidak, diambil pesaing.”
Yang bikin saya kaget, sudah dimasukkan marketing ‘non-konvensional’ seperti penggunaan ROI dalam adwords, pemanfaatan 140 karakter twitter (*namanya; marketing 140. Haha*), penggalangan massa dalam jejaring sosial (seperti FB atau semacamnya) dan macam-macam lainnya.
Di sini, saya terkagum-kagum. Pertama; karena web2.0 telah membawa angin segar baru dalam dunia industri. Hingga terciptanya lapangan kerja inovatif. Kedua; karena sudah ada sistematika pendidikan yang menanggapi inovasi ini. Sehingga standarisasi atau benchmark makin bisa diperbaiki dari hari ke hari. Ketiga; Saya iri dengan generasi mendatang. Haha. Kok yaa sudah ada SMU yang begitu. Coba dulu kalau jaman saya sudah ada sekolah begitu. Pasti saya nggak jadi bandit. (*ngeles mode ON*) Hehehe.
Mungkin daripada iri, ada baiknya saya menyediakan tempat hidup yang layak buat generasi selanjutnya.





Maaf sebelumnya. Saya cuma mau cerita sedikit soal pembangunan aplikasi web berbasis HTML (termasuk didalamnya CSS dan JavaScript dan ikut-ikutan pula konco-konco dari JSP serta JSF) di sini. Bukan mau memberi kursus online. Hehe.
Sesuai judul, saya bisa menulis pagi ini karena memang